UMMUL MUKMININ UMMU SALAMAH BINTI ABU UMAYYAH

UMMUL MUKMININ UMMU SALAMAH BINTI ABU UMAYYAH

Beliau adalah salah satu Ummul Mukminin yang berparas cantik, cerdas, baik hati dan paling banyak meriwayatkan hadits disamping Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Perjuangannya semasa awal memeluk islam sangat memilukan. Dari terpisah dengan suaminya, penculikan anaknya yang membuatnya sedih. Akan tetapi kesedihan yang beliau alami mengantarkannya bertemu dengan Rasululloh SAW.
Bagaimanakah kisah UMMUL MUKMININ UMMU SALAMAH selengkapnya, Yuk simak disini.

Menurut Nasab

Beliau memiliki nama asli Hindun. terlahir dari pasangan yang bernama Abu Umayyah bin Al-Mughirah bin Abdullah bin Amr bin Makhzum. Atikah binti Amir bin Rabi’ah bin Malik bin Jazimah bin Alqamah. Ummu Salamah adalah nama kuni’ah atau nama julukan berasal dari nama anak.

Beliau dilahirkan di Mekkah pada tahun ke-24 Sebelum Hijrah. Terlahir dari keluarga terpandang dari suku Quraisy tidak membuatnya sombong dan keras kepala. Akan tetapi semakin membuatnya baik hati pada siapa saja. Sifat baik ini menular dari ayahnya yang adalah seorang dermawan bergelar Dza dur Rakib (Penjamu para Musafir).

Perjalanan Hidup Ummu Salamah

Pernikahan Ummu Salamah yang pertama dilakukan dengan seorang penunggang kuda yang sangat terkenal dari suku Quraisy bernama Abdullah bin Abdul As’ad. Sedangkan Ibu Abdullah bernama Barrah binti Abdul Muthalib adalah bibi nabi Muhammad SAW.

Dari pernikahan ini beliau dikaruniai anak bernama Umar, Salamah, Durrah dan Zainab. Keluarga Ummu Salamah adalah keluarga yang harmonis, Mereka saling menyayangi satu sama lain. Dan keluarganya juga termasuk salah satu keluarga yang pertama kali masuk islam.

Dari sinilah awal perjuangan keluarga Ummu Salamah dimulai. Keberadaan umat islam di Mekkah sangat dimusuhi dengan berbagai siksaan dan pemboikotan. Maka Rasululloh mengijinkan umat islam untuk hijrah ke Habasyah dan Madinah. Dan keluarga Ummu Salamah memilih hijrah menuju Habasyah (Ethiopia), disini mereka diterima dengan baik oleh penduduk Habasyah.

Setelah diterima dengan baik di Habasyah, keluarga Ummu Salamah bermaksud menemui Rasulullah di Mekkah. Akan tetapi perlakuan suku Quraisy terhadap umat islam di Mekkah semakin menjadi-jadi. Akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan hijrah menuju Madinah.

Di tengah perjalanannya menuju Madinah rombongan keluarga Ummu Salamah didekati sekelompok orang dari Bani Al-Mughiroh keluarga dari pihak UMMUL MUKMININ UMMU SALAMAH. Dan sekelompok orang itu memisahkan Ummu Salamah dengan Suami dan Anaknya. Hampir 1 tahun lamanya beliau mengalami kesedihan terpisah dari orang-orang yang dicintainya. Karena kesedihan Ummu Salamah yang berkepanjangan inilah akhirnya keluarganya membebaskan Ummu Salamah agar bisa bertemu dengan suaminya di Madinah. Dan merekapun berkumpul kembali dengan bantuan sahabat Utsman bin Thalhah yang mengantar Ummu Salamah ke Madinah.

Pada tahun ke 2 H terjadilah perang Badar dan perang uhud. Dimana suami Ummu Salamah yakni Abu Salamah dipercaya nabi Muhammad SAW menjadi pemimpin perang. Dalam perang ini umat muslim mengalami kemenangan akan tetapi Abu Salamah terluka. Sebenarnya lukanya sudah sembuh tetapi kambuh lagi dan akhirnya Abu Salamah meninggal dunia. Saat sebelum wafat Abu Salamah mendo’akan istrinya agar mendapatkan pengganti yang lebih baik dari dirinya dan tidak menyengsarakannya.

Setelah masa iddah berakhir, Abu Bakar bermaksud melamar Ummu Salamah akan tetapi beliau menolaknya begitupun dengan Umar yang juga bermaksud melamarnya dan ditolak.

Rasulullahpun melamar Ummu Salamah, akan tetapi beliau menanyakan alasannya mengapa Rasululloh melamarnya. Padahal Ummu Salamah sudah tua, punya banyak anak yatim dan seorang pencemburu.

Dan Rasul menjawab Bahwa Usia Ummu Salamah tidak beda dengan usianya, anak-anaknya akan menjadi anaknya dan sifat pencemburu Ummu Salamah akan dihilangkan Alloh SWT. Dengan jawaban itu akhirnya Ummu Salamah menerima lamaran Rasulullah.

Menikah dengan Nabi Muhammad

Pada bulan Syawal tahun ke-2 H, Ummu Salamah menikah dengan Rasulullah. Ummu Salamah menempati rumah Zainab binti Khuzaimah salah satu istri nabi yang telah meninggal. Disinilah Ummu Salamah dan anak-anaknya tinggal. Selama hidup dengan Nabi beliau merupakan seorang sahabat, istri sekaligus ulama’ perempuan yang banyak meriwayatkan hadits selain Aisyah Radhiyallahu ‘Anha.

Wafat

UMMUL MUKMININ UMMU SALAMAH adalah istri nabi yang paling terakhir meninggalnya. Dan yang paling panjang usianya yakni 90 tahun. Beliau dimakamkan di Baqi’ disebelah istri-istri nabi lainnya. Semoga Alloh menempatkannya di tempat yang paling mulia
Aamiin

Sumber gambar: aksi.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

X